SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Senen Maryono mengingatkan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan pendistribusian logistik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkda) Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sintang 2024 berjalan dengan baik.
“Kami meminta KPU memperhatikan kesiapan dengan maksimal,” kata Senen Maryono ketika ditemui di Gedung DPRD Sintang, belum lama ini.
Menurut politisi Partai PAN, secara umum logistik yang berada di gudang KPU Sintang telah lengkap. Logistik ini nantinya akan segera disalurkan ke seluruh desa dan kecamatan yang berada di Kabupaten Sintang.
“Untuk saat ini logistik untuk keperluan Pilkada pada 27 November nanti sudah lengkap dan siap didistribusikan. Kami hanya meminta sebelum pendistribusian semuanya harus dinyatakan aman dan lengkap,” ujar Senen Maryono.
Kemudian, Senen Maryono mengatakan, kondisi cuaca saat ini sering terjadi hujan dan banyak akses jalan yang tergenang air. Untuk itu, pendistribusiannya harus diperhatikan dengan baik dan mendapatkan pengawalan secara ketat.
Hal ini dilakukan karena banyak logistik yang berbahan dasar kertas dan mudah hancur saat terkena air.
“Akhir-akhir ini sering terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi, sehingga pendistribusian logistik sangat kemungkinan terdampak. Sehingga diperlukan kesiapan yang maksimal agar proses pendistribusian berjan dengan baik dan lancar,” kata Senen Maryono.
Selain itu, Senen Maryono juga meminta khusus untuk pendistribusian logistik di kecamatan paling jauh harus diperhitungkan dengan cermat, ditambah banyak akses jalan yang rusak dan pendistribusian harus lewat jalur air, seperti Kecamatan Ketungau Tengah, Ketungau Hulu, Serawai dan Ambalau.
“Kami berharap pendistribusian logistik untuk kecamatan paling jauh dapat berjalan lancar dan aman, terutama saat melewati medan sulit harus lebih berhati-hati dan menggunakan perhitungan yang tepat,” pungkas Senen Maryono, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sintang 1.











