SINTANG, RS – Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa, yang juga merupakan salah satu pengurus Askab PSSI Sintang, mengungkapkan rasa bangga atas capaian membanggakan yang ditorehkan Sekolah Sepak Bola (SSB) PS Gelora Sintang, khususnya kelompok usia 12 tahun (U-12).
Menurutnya, keberhasilan ini mencerminkan kualitas pembinaan sepak bola usia dini yang terus berkembang di Sintang. Dalam keterangannya, Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim pelatih, ofisial, dan para pendukung yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Ia menilai prestasi itu tidak hanya membanggakan Kabupaten Sintang, tetapi juga menjadi teladan positif bagi pembinaan olahraga di Kalimantan Barat.
“Keberhasilan SSB PS Gelora Sintang U-12 merupakan hasil nyata dari proses pembinaan yang konsisten dan terarah. Ini menunjukkan bahwa Sintang memiliki potensi besar dalam melahirkan talenta-talenta muda di bidang sepak bola,” ujar Santosa.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan dalam program pembinaan atlet muda agar capaian ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
Ketua Komisi A DPRD Sintang, Santosa juga tidak lupa memberikan penghargaan kepada para orang tua pemain yang telah memberikan dukungan moral dan motivasi kepada anak-anak mereka. Menurutnya, peran keluarga sangat vital dalam keberhasilan seorang atlet.
“Tanpa dukungan dari keluarga, semangat anak-anak untuk berlatih dan berkompetisi tidak akan sekuat ini. Peran orang tua menjadi fondasi utama dalam perjalanan mereka meraih prestasi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Santosa berharap agar keberhasilan ini menjadi pelecut semangat bagi para pemain SSB PS Gelora Sintang U-12 untuk terus meningkatkan kemampuan, sekaligus menjadi inspirasi bagi SSB lainnya di Kabupaten Sintang untuk memperkuat kualitas pembinaan.
“Prestasi ini bukan hanya milik PS Gelora Sintang, tapi milik seluruh masyarakat Sintang. Saya berharap ini menjadi titik awal dalam mencetak lebih banyak lagi atlet sepak bola yang bisa mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional, bahkan internasional,” ucap Santosa.
Ia juga menegaskan perlunya dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah serta stakeholder terkait agar pengembangan sepak bola usia dini di Sintang mendapat perhatian serius dan dapat menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul di bidang olahraga.











