SINTANG, RS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, mengapresiasi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025 yang berjalan lancar tanpa kendala berarti. Hingga saat ini, ia mengaku belum menerima laporan keluhan dari masyarakat terkait proses seleksi tersebut.
“Belum ada laporan masuk dari warga mengenai masalah SPMB. Ini menjadi indikator bahwa proses penerimaan berlangsung secara adil, terbuka, dan bebas dari pungutan liar,” ungkap Senen beberapa waktu lalu.
Meski tidak ditemukan masalah dalam proses seleksi, Senen menyoroti satu hal yang kerap menimbulkan perdebatan setiap tahun, yaitu pengadaan seragam sekolah. Menurutnya, permasalahan ini sebenarnya bisa diselesaikan melalui komunikasi terbuka antara pihak sekolah dan wali murid.
“Persoalan seragam bisa dibahas secara musyawarah. Sekolah perlu berkoordinasi dengan orang tua, apakah pengadaan seragam akan dilakukan bersama atau diserahkan secara mandiri. Yang penting, tidak ada unsur paksaan atau niat untuk mencari keuntungan,” tegas politisi dari PAN tersebut.
Ia menilai bahwa pelarangan sepenuhnya terhadap pengadaan seragam oleh pihak sekolah bukanlah solusi yang tepat. Banyak wali murid, lanjutnya, yang justru terbantu jika sekolah turut menyediakan seragam, terutama mereka yang memiliki keterbatasan waktu karena kesibukan pekerjaan.
“Tidak semua orang tua punya waktu untuk mengurus seragam sendiri. Selama ada kesepakatan dan keterbukaan, bantuan dari sekolah dalam hal ini bisa sangat meringankan,” tambahnya.
Senen juga mendorong agar sekolah terus meningkatkan komunikasi dan keterbukaan dengan orang tua siswa. Hal ini dinilai penting agar setiap kebijakan yang diambil dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi riil masyarakat.
Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan sistem pendidikan yang ramah, berkualitas, dan berpihak pada kepentingan siswa.











