Deteksi berita sekota Sintang

DPRD Sintang Desak Pemerintah Tambah Armada Alat Berat Demi Akselerasi Infrastruktur

SINTANG, RS – Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab, menyoroti urgensi penanganan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Sintang yang luas dan memiliki tantangan geografis yang cukup kompleks.

Dalam pernyataannya, Ia mendorong pemerintah daerah untuk menambah armada alat berat pada Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) guna mempercepat respons terhadap kerusakan jalan yang masih banyak dikeluhkan masyarakat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran daerah tidak memungkinkan seluruh ruas jalan dibangun dengan standar sempurna dalam waktu singkat. Oleh karena itu, pendekatan fungsional perlu diutamakan agar akses masyarakat tetap terjaga.

“Untuk membangun jalan dengan kualitas mantap tentu membutuhkan biaya yang besar. Maka, pendekatan realistis saat ini adalah memperbaiki jalan agar fungsional terlebih dahulu, sehingga aktivitas masyarakat tetap bisa berjalan,” ujarnya, Kamis (17/7).

Lebih lanjut, ia mengusulkan strategi desentralisasi peralatan teknis. Menurutnya, setiap wilayah strategis seperti Ketungau Hilir, Ketungau Tengah, Ketungau Hulu, Binjai Hulu, hingga kawasan Serawai dan Ambalau perlu difasilitasi dengan satu set lengkap alat berat yang siap pakai.

“Kalau setiap jalur utama memiliki satu paket alat berat—misalnya ekskavator, grader, vibro, dan dump truck—maka kita tidak perlu lagi memindahkan alat dari satu kecamatan ke kecamatan lain. Ini akan memangkas waktu tunggu dan mempercepat proses perbaikan,” paparnya.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sintang, Chomain juga menyoroti pentingnya peremajaan alat berat yang sudah berusia tua.

Ia mengaku belum mendapatkan data terkini mengenai jumlah dan kondisi alat berat yang dimiliki Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sintang, namun meyakini kapasitas yang ada belum memadai.

“Jumlah alat mungkin secara administratif cukup, tetapi dari sisi kelayakan dan performa, perlu kita evaluasi. Banyak alat yang sudah berumur dan mungkin tidak lagi optimal digunakan. Maka pengadaan alat baru atau peremajaan harus jadi prioritas,” tegasnya.

Politisi dari Partai Golkar ini menekankan bahwa keberadaan alat berat yang memadai bukan hanya soal percepatan perbaikan jalan, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan konektivitas antarkecamatan, menunjang sektor ekonomi masyarakat, dan mempercepat pemerataan pembangunan.

“Keluhan soal jalan rusak sudah sering kita dengar. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita menjawab keluhan itu dengan solusi konkret. Penambahan alat berat adalah salah satu langkah strategis untuk mempercepat pelayanan dan pembangunan di daerah,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Ia berharap masyarakat tidak lagi harus menunggu lama untuk merasakan perbaikan jalan yang selama ini menjadi akses utama bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi di wilayah pedalaman Sintang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *