SINTANG, RS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Ardi, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sintang atas langkah-langkah intensif yang dilakukan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di daerah tersebut. Menurutnya, kerja keras BNN Sintang patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkoba.
Ardi menegaskan bahwa tantangan peredaran gelap narkotika semakin kompleks dan memerlukan respons yang cepat, terukur, serta melibatkan banyak pihak. Ia menilai BNN Sintang berhasil menunjukkan konsistensi dalam menjalankan tugas, mulai dari sosialisasi di sekolah-sekolah, operasi penindakan, hingga program rehabilitasi bagi penyalahguna.
“BNN Sintang telah bekerja luar biasa. Apa yang mereka lakukan bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan pemulihan bagi korban. Ini menunjukkan bahwa negara hadir untuk melindungi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (22/11)
Ia mengungkapkan bahwa keberadaan program Kabupaten Bersinar (Bersih Narkoba) menjadi pondasi penting dalam mewujudkan lingkungan masyarakat yang aman dan sehat. Menurut Ardi, tujuan menjadikan Sintang sebagai daerah yang bebas narkoba sejalan dengan agenda nasional Indonesia Bersinar, sehingga dukungan semua pihak menjadi mutlak.
Ardi juga mengingatkan bahwa bahaya narkoba tidak hanya mengancam individu, tetapi dapat memicu berbagai persoalan sosial, seperti kekerasan, degradasi moral, hingga rusaknya masa depan generasi muda. Oleh sebab itu, ia meminta keluarga sebagai unit terkecil masyarakat untuk lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak dan memberikan pemahaman sejak dini tentang dampak buruk narkotika.
“Perang melawan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada BNN atau aparat. Semua elemen harus turun tangan. Keluarga, sekolah, masyarakat desa, organisasi pemuda, bahkan komunitas gereja dan masjid harus menjadi bagian dari gerakan pencegahan,” jelasnya.
Lebih jauh, Ardi juga menyoroti perlunya dukungan anggaran yang memadai bagi BNN Sintang untuk menunjang operasional dan kegiatan sosialisasi di lapangan. Ia menilai keberhasilan pencegahan narkotika akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan keamanan daerah.
“Jika kita ingin Sintang benar-benar terbebas dari narkoba, maka dukungan kebijakan dan anggaran harus diperkuat. DPRD siap mendorong agar program-program BNN mendapat perhatian dalam perencanaan daerah,” tambahnya.
Ardi berharap seluruh masyarakat terus menjaga kewaspadaan dan berperan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba. Ia optimistis bahwa dengan kerja sama kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, Kabupaten Sintang dapat mewujudkan lingkungan yang aman menuju Indonesia Bersinar.











