SINTANG, RS – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyampaikan penghormatan mendalam kepada para pendidik di Kabupaten Sintang pada momentum Hari Guru Nasional. Ia menyebut guru sebagai figur sentral dalam pembangunan bangsa, sekaligus “pahlawan kehidupan” yang kontribusinya melampaui batas profesi pada umumnya.
Dalam pernyataannya, Anastasia menegaskan bahwa guru memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter generasi muda. Mereka tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga mengarahkan sikap, membangun moralitas, serta menanamkan nilai kedisiplinan yang menjadi modal kehidupan di masa depan. Menurutnya, kontribusi tersebut menjadikan profesi guru sebagai salah satu pilar terpenting dalam perjalanan bangsa.
“Guru adalah pahlawan tanpa batas. Mereka membangun fondasi peradaban, bukan hanya dengan pengetahuan tetapi juga dengan keteladanan. Apa yang ditanam guru hari ini akan menentukan seperti apa masa depan generasi kita,” ujarnya, Selasa (25/11).
Ia mengungkapkan bahwa tugas guru saat ini semakin menantang, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang menuntut adaptasi cepat. Guru dihadapkan pada perubahan sistem pembelajaran, kebutuhan pemanfaatan teknologi, serta dinamika sosial di lingkungan sekolah. Namun demikian, ia menilai guru-guru di Kabupaten Sintang tetap menunjukkan dedikasi tinggi meski bertugas pada wilayah yang memiliki keterbatasan sarana dan prasarana.
“Banyak guru kita yang mengajar di daerah yang hanya bisa ditempuh lewat jalur sungai atau jalan tanah. Kendala akses tidak mengurangi komitmen mereka. Ini adalah bentuk pengabdian yang sangat luar biasa,” tuturnya.
Sebagai pimpinan komisi yang membidangi pendidikan, Anastasia menegaskan bahwa DPRD Sintang akan terus memperjuangkan dukungan yang layak bagi guru, terutama terkait peningkatan kesejahteraan, fasilitas belajar, serta pelatihan kompetensi. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan mustahil terwujud tanpa memperhatikan kebutuhan tenaga pendidik.
“Kami mendorong agar pemerintah memperluas program pelatihan, memperhatikan distribusi guru, dan memastikan fasilitas sekolah memadai. Kualitas guru adalah kunci kualitas pendidikan,” tegasnya.
Anastasia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan apresiasi terhadap profesi guru, tidak hanya saat peringatan Hari Guru Nasional, tetapi setiap saat. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia pendidikan sangat penting untuk membangun ekosistem belajar yang lebih baik.
“Guru adalah pelita bagi masa depan anak-anak kita. Sudah seharusnya kita memberikan penghormatan dan dukungan penuh kepada mereka,” pungkasnya.











