Deteksi berita sekota Sintang

Sintang Targetkan Predikat KLA Nindya 2026, Perkuat Komitmen Ramah Anak

SINTANG, RS – Pemerintah Kabupaten Sintang terus mendorong peningkatan kualitas daerah ramah anak dengan menargetkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Nindya pada tahun 2026. Upaya ini ditegaskan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Sintang, Edy Harmaini, usai melakukan koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Edy, penilaian KLA dilakukan setiap tahun oleh kementerian terkait dengan mengacu pada berbagai indikator yang mencerminkan komitmen daerah dalam pemenuhan hak anak. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah dituntut untuk berperan aktif dalam mendukung capaian tersebut.

“Penilaian ini dilakukan setiap tahun. Ini bukan hanya soal program, tetapi bagaimana pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder benar-benar menghadirkan lingkungan yang ramah anak di Sintang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep Kabupaten Layak Anak bersifat menyeluruh dan harus terintegrasi dalam setiap aspek pembangunan daerah. Tidak hanya terbatas pada kebijakan formal, tetapi juga mencakup penyediaan fasilitas publik yang aman dan nyaman bagi anak.

“Semua sektor harus terlibat. Baik kebijakan di OPD, penyediaan ruang publik, hingga aktivitas masyarakat harus berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak,” jelasnya.

Edy menambahkan, anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dipersiapkan sejak dini melalui lingkungan yang mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.

“Anak adalah aset masa depan. Maka dari itu, kita harus memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung,” katanya.

Untuk mencapai target kategori Nindya, Pemkab Sintang menargetkan nilai evaluasi di atas 700. Sebelumnya, capaian daerah masih berada pada kisaran nilai 500.

“Target kita jelas, yaitu Nindya dengan nilai di atas 700. Ini membutuhkan kerja bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa berbagai program pendukung terus digalakkan, mulai dari kegiatan olahraga anak, pengembangan sanggar seni, hingga penguatan peran forum anak sebagai wadah partisipasi.

“Program-program yang mendorong kreativitas dan partisipasi anak akan terus kita kembangkan sebagai bagian dari indikator penilaian,” ungkapnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Sintang optimistis mampu meningkatkan predikat KLA sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan ramah bagi anak-anak di daerah.

Exit mobile version