SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, menunjukkan dukungan nyata terhadap program nasional pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) dengan menganggarkan dana khusus dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dana sebesar Rp2,5 juta per desa disiapkan untuk membiayai pembuatan akta notaris pendirian koperasi di masing-masing desa. Inisiatif ini diharapkan mempercepat proses pendirian serta pengoperasian koperasi di seluruh wilayah Kabupaten Sintang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Sintang, Syarief Yasser Arafat, menyampaikan bahwa besaran dana Rp2,5 juta per desa ini sudah disesuaikan dengan ketentuan nasional sesuai Surat Edaran dari Kementerian Dalam Negeri.
Jumlah tersebut lebih rendah dari perkiraan awal yang mencapai sekitar Rp5 juta per desa. Penurunan biaya ini dapat terwujud berkat koordinasi dan kesepakatan yang baik antara pemerintah daerah dan notaris yang terlibat dalam proses pendirian koperasi.
“Penyesuaian biaya ini sangat membantu kelancaran pembentukan Kopdes Merah Putih,” ujar Yasser. “Dengan adanya bantuan dana dari APBD, desa-desa tidak lagi terbebani kendala finansial dalam mendirikan koperasi. Kami berkomitmen agar program ini berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif bagi penguatan perekonomian masyarakat desa,” tambahnya.
Program Kopdes Merah Putih bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa secara inklusif dan berkelanjutan. Koperasi yang dibentuk diharapkan menjadi wadah pengembangan usaha bersama yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga desa.
Pemerintah Kabupaten Sintang juga berencana memberikan pendampingan serta pelatihan manajemen koperasi agar Kopdes Merah Putih dapat beroperasi secara efektif dan berkesinambungan.
Selain dukungan dana, pemerintah daerah juga akan memfasilitasi pelatihan manajemen koperasi serta membuka akses pasar bagi produk-produk hasil koperasi.
Keberhasilan pelaksanaan program ini diharapkan menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mendukung pengembangan ekonomi desa melalui koperasi.
(Rilis Kominfo)
