SINTANG, RS – Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sintang, M. Mardyanto, turut menghadiri acara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Masuka, Rabu (11/3/2026).
Kegiatan penutupan tersebut dihadiri langsung oleh Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, yang secara resmi menutup seluruh rangkaian TMMD ke-127. Turut hadir pula Komandan Korem 121/ABW, Bupati Sintang, Kapolres Sintang, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sintang.
TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah yang bertujuan untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Pelaksanaan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, pemerintah daerah, hingga partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik.
Dalam kesempatan tersebut, M. Mardyanto menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan TMMD ke-127. Ia menilai, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah mampu memberikan dampak nyata, khususnya dalam percepatan pembangunan desa dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kerja sama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Kehadiran kami menjadi bentuk dukungan agar manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan dalam TMMD ke-127 meliputi pembangunan jalan desa, rehabilitasi fasilitas umum, pelayanan kesehatan, serta berbagai kegiatan penyuluhan dan edukasi bagi masyarakat.
Melalui program ini, diharapkan desa-desa di Kabupaten Sintang semakin berkembang, memiliki infrastruktur yang lebih baik, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Acara penutupan TMMD ke-127 berlangsung dengan penuh khidmat dan diisi dengan sejumlah rangkaian simbolis, termasuk penyerahan hasil pembangunan kepada pemerintah desa sebagai bentuk nyata keberhasilan kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun wilayah pedesaan.
