SINTANG, RS – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sintang, Ulidal Muhtar, menegaskan bahwa sepanjang tahun 2026, pihaknya akan tetap menekankan program perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat rentan, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana musiman.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Sintang untuk memastikan keluarga dan individu yang berada dalam kondisi rentan memperoleh perhatian serta bantuan yang memadai. Sasaran utama program ini mencakup keluarga prasejahtera, lansia, penyandang disabilitas, dan masyarakat yang terdampak oleh kondisi ekonomi maupun sosial.
“Perlindungan sosial tetap menjadi prioritas utama kami. Tujuan kami adalah memastikan bantuan sampai pada masyarakat yang benar-benar membutuhkannya dan dapat dimanfaatkan secara efektif,” ujar Ulidal.
Selain program sosial, Dinsos Sintang juga memperkuat upaya mitigasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana musiman, seperti banjir, angin kencang, dan curah hujan ekstrem yang kerap terjadi di wilayah Sintang. Menurutnya, antisipasi sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan, terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana.
Ulidal menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah strategis, antara lain penyediaan logistik bantuan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam penanganan bencana, serta koordinasi dengan instansi terkait. Dengan persiapan yang matang, respons terhadap situasi darurat diharapkan dapat dilakukan dengan cepat, tepat, dan efektif.
“Kami tidak hanya fokus pada penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga pada upaya mitigasi dan kesiapsiagaan sejak dini agar dampak dapat diminimalkan,” jelas Ulidal.
Selain itu, Kepala Dinsos Sintang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak terkait lainnya dalam menjalankan program-program sosial. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat perlindungan bagi keluarga rentan sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih siap menghadapi risiko bencana.
Melalui strategi ini, Pemkab Sintang menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana, sehingga dampak sosial dan ekonomi dari musibah dapat ditekan seminimal mungkin.
