SINTANG, RS – Tahapan seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sintang Tahun 2026 terus berlangsung. Saat ini, salah satu proses yang menjadi fokus utama adalah pemeriksaan kesehatan bagi para peserta yang sebelumnya telah berhasil melewati seleksi administrasi dan tahap awal.
Kepala Bidang Bina Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Indra Gunawan, menekankan bahwa tahap pemeriksaan kesehatan memegang peranan penting karena secara langsung berhubungan dengan kesiapan fisik calon anggota Paskibraka dalam menjalankan tugasnya.
“Pemeriksaan kesehatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta benar-benar dalam kondisi fit, baik dari sisi fisik maupun kesehatan umum, sehingga mereka dapat melaksanakan tugas sebagai Paskibraka dengan maksimal,” ujarnya.
Indra menambahkan, para peserta yang mengikuti tahapan ini merupakan pelajar pilihan yang telah melalui serangkaian seleksi sebelumnya. Oleh sebab itu, seluruh pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan tenaga medis profesional yang berkompeten.
Berbagai aspek kesehatan diperiksa secara detail, mulai dari kondisi fisik umum, tinggi dan berat badan, kesehatan mata, tekanan darah, hingga pemeriksaan pendukung lain yang dianggap perlu. Tujuannya untuk memastikan tidak ada hambatan kesehatan yang dapat mengganggu pelaksanaan tugas saat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ia menegaskan bahwa seleksi kesehatan berlangsung dengan ketat dan sistem gugur. Peserta yang tidak memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan tidak akan melanjutkan ke tahap berikutnya.
“Standar yang diterapkan cukup tinggi karena menjadi Paskibraka bukan sekadar kemampuan baris-berbaris. Ini juga menuntut ketahanan fisik, stamina, dan kesiapan mental yang kuat,” jelasnya.
Selain itu, Indra mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa menjaga kondisi tubuh selama rangkaian seleksi. Pola makan seimbang, istirahat yang cukup, serta menjaga kebugaran secara rutin menjadi hal yang sangat dianjurkan agar semua calon anggota Paskibraka dapat tampil prima hingga akhir seleksi.
Dengan begitu, proses seleksi kesehatan tidak hanya menjadi langkah administratif, tetapi juga merupakan fondasi untuk memastikan keberhasilan Paskibraka dalam menjalankan tugas kenegaraan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.
