SINTANG, RS – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Hikman Sudirman, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi Pasar Junjung Buih, khususnya area lantai dua. Ia menyoroti sejumlah masalah yang mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung, mulai dari atap yang bocor hingga fasilitas yang kurang terawat.
Hikman menyebutkan bahwa kondisi pasar saat ini sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera. “Lantai dua Pasar Junjung Buih perlu menjadi prioritas perhatian pemerintah. Bocornya atap dan fasilitas yang tidak terawat tidak hanya mengganggu aktivitas pedagang, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi pengunjung,” ungkapnya, Senin, 30 Maret 2026.
Politisi DPRD ini menekankan bahwa pasar merupakan pusat ekonomi masyarakat yang harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Menurut Hikman, keberadaan fasilitas yang layak dan terawat akan meningkatkan kenyamanan, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di pasar tersebut.
Selain perbaikan fisik, Hikman Sudirman juga menyarankan agar pihak terkait melakukan pemeliharaan rutin dan evaluasi berkala terhadap fasilitas pasar. “Perbaikan bersifat sementara tidak akan cukup. Dibutuhkan langkah-langkah terencana dan berkelanjutan untuk memastikan pasar tetap aman, bersih, dan nyaman bagi semua pengguna,” tambahnya.
Hikman berharap pemerintah daerah segera menyusun rencana perbaikan menyeluruh, termasuk anggaran dan jadwal pelaksanaan yang jelas. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pengelola pasar, dan pedagang untuk menjaga keberlanjutan fasilitas pasar.
Dengan perhatian serius dari pemerintah, diharapkan Pasar Junjung Buih dapat kembali menjadi tempat berjualan yang nyaman dan aman, mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat Kabupaten Sintang secara keseluruhan.









