SINTANG – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Nekodemus meminta kepada seluruh perusahaan perkebunan kelapa sawit agar memperhatikan kelestarian lingkungan di masing-masing wilayahnya.
Pasalnya, politisi Partai Hanura menilai potensi rusaknya lingkungan terhadap limbah perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat mungkin terjadi jika tidak di kelola dengan baik dan benar.
“Untuk itu, kami minta agar pihak perusahaan kebun kelapa sawit dapat menjaga kelestarian lingkungan,” tegas Nekodemus ketika ditemui di Gedung DPRD Sintang, belum lama ini.
Selain itu, Nekodemus juga menyarankan agar perusahaan perkebunan kelapa sawit selalu menjalin hubungan yang harmonis kepada masyarakat setempat, sehingga tidak menimbulkan konflik sosial antara perusahaan dan masyarakat.
“Kami mengingatkan kepada seluruh perusahaan kebun yang berinvestasi di Sintang menjalin hubungan yang harmonis dan kompak kepada masyarakat, sehingga tidak menimbulkan hal yang tidak diinginkan ke depannya. Seperti konflik sosial yang terjadi antara masyarakat dan perusahaan. Dan selalu jaga lingkungan setempat,” ungkap Nekodemus.
Nekodemus menegaskan, dampak buruk bagi lingkungan akibat limbah perusahaan perkebunan kelapa sawit sangat mengganggu ekosistem alam, sehingga kemaksimalan dari hasil Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) perlu dikelola dengan baik.
“Jadi, setiap perusahaan tentunya memiliki Amdal, sehingga hal tersebut harus di maksimalkan dengan baik, agar limbahnya tidak tercemar dan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar,” pungkas Nekodemus, wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Sepauk – Kecamatan Tempunak.











