SINTANG, RS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Jhon Xifli, mendesak Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Sintang untuk lebih aktif menyelenggarakan kegiatan donor darah secara rutin. Ia menyoroti kurangnya pasokan darah dan rendahnya frekuensi kegiatan donor yang digelar saat ini.
“Donor darah seharusnya dilakukan sebulan sekali atau minimal setiap tiga bulan. Ini penting untuk memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat,” ujar Jhon, politisi dari PAN tersebut, Kamis (3/7).
Ia menilai pendekatan PMI selama ini masih pasif dan menyarankan strategi jemput bola. Menurutnya, PMI perlu menggandeng berbagai pihak, seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perusahaan swasta, lembaga keuangan, hingga komunitas, guna menyelenggarakan aksi donor darah massal secara berkala.
Tak hanya soal pengumpulan darah, Jhon juga menyoroti lemahnya sistem penyaluran darah di Sintang. Banyak keluarga pasien yang masih kesulitan memperoleh darah dan terpaksa mencarinya melalui jalur informal, bahkan menghubungi aparat keamanan.
“Kondisi ini menandakan sistem distribusi darah kita belum efisien. Idealnya, saat dibutuhkan, PMI bisa langsung menyediakan,” tegasnya.
Jhon berharap PMI Sintang dapat segera memperbaiki sistem distribusi, meningkatkan kolaborasi antarinstansi, serta memperluas jangkauan kegiatan donor. Ia menekankan bahwa ketersediaan darah yang cukup merupakan bagian penting dari layanan kesehatan yang menyelamatkan nyawa.











