Deteksi berita sekota Sintang

DPRD Sintang Tegaskan Gawai Dayak 2025 Akan Berjalan Tertib, Humanis, Edukatif, dan Bebas Miras

SINTANG, RS – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Toni, S.Sos, yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Pekan Gawai Dayak 2025, menegaskan bahwa perhelatan tahunan ini akan dikemas dengan lebih tertib dan berorientasi pada pelestarian budaya Dayak yang mendalam. Ia menyampaikan hal ini dalam konferensi pers menjelang pelaksanaan Gawai yang akan segera digelar.

Menurutnya, panitia telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung, termasuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat lonjakan pengunjung.

“Kami ingin menghadirkan Gawai Dayak yang aman, tertib, dan menggambarkan esensi budaya Dayak yang sejati—budaya yang ramah, beradab, dan penuh nilai-nilai kearifan lokal,” ujarnya pada saat diwawancara baru-baru ini.

Salah satu langkah tegas yang akan diberlakukan adalah pelarangan keras terhadap penjualan dan konsumsi minuman keras, termasuk arak tradisional, di area kegiatan.

Ia menyebutkan bahwa Gawai Dayak selama ini masih kerap dikaitkan dengan pesta miras, dan tahun ini panitia ingin menghapus stigma tersebut.

“Kami ingin mengubah pandangan masyarakat bahwa Gawai bukan sekadar ajang bersenang-senang, tapi ruang edukasi budaya yang mencerminkan warisan leluhur. Penjual arak atau pihak yang mengonsumsi miras di lokasi acara akan ditindak,” tegasnya.

Dengan pendekatan yang lebih edukatif dan berorientasi pada nilai-nilai budaya, Ia berharap Gawai Dayak 2025 dapat menjadi sarana pembelajaran, khususnya bagi generasi muda Dayak agar lebih mencintai dan melestarikan identitas budayanya.

“Ini bukan hanya soal hiburan, tapi tentang identitas. Kita ingin anak-anak muda melihat bahwa budaya Dayak punya kedalaman sejarah dan filosofi yang perlu dijaga,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *