Deteksi berita sekota Sintang

Ketua Komisi C DPRD Sintang Dorong Generasi Muda Bangun Kepedulian Lingkungan Sejak Dini

SINTANG, RS – Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Anastasia, menyerukan pentingnya membangun kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda. Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian alam bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas pecinta lingkungan, tetapi tanggung jawab bersama, terutama generasi muda yang akan menjadi pewaris masa depan.

Dalam pesannya, Anastasia menyebut alam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Ia menilai bahwa generasi muda harus memandang lingkungan sebagai “ruang hidup kedua” yang memerlukan perhatian dan perlindungan. Menurutnya, hubungan harmonis antara manusia dan alam adalah kunci keberlanjutan pembangunan daerah.

“Alam adalah rumah kedua kita. Karena itu, generasi muda harus punya rasa cinta dan tanggung jawab untuk merawatnya. Tanpa kepedulian tersebut, keberlanjutan hidup kita bisa terancam,” ujar Anastasia dalam keterangannya, Jumat (28/11).

Ia menjelaskan bahwa kecintaan terhadap lingkungan bisa diwujudkan melalui langkah-langkah sederhana namun konsisten. Mulai dari menjaga kebersihan sekitar, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, melakukan penanaman pohon, hingga berpartisipasi dalam kegiatan konservasi alam. Anastasia menegaskan bahwa tindakan kecil dari banyak individu dapat menghasilkan dampak besar bagi kelestarian alam.

Anastasia juga menilai bahwa edukasi lingkungan merupakan fondasi penting dalam membangun kesadaran generasi muda. Dengan memahami fungsi ekosistem, keberagaman hayati, dan peran alam dalam menunjang kehidupan manusia, para pelajar dan pemuda akan lebih menghargai pentingnya menjaga lingkungan.

“Ketika anak muda memahami bagaimana ekosistem bekerja dan apa manfaatnya bagi kehidupan, mereka akan memiliki dorongan kuat untuk terlibat dalam upaya pelestarian. Edukasi adalah langkah awal melahirkan generasi yang peduli,” ucapnya.

Selain itu, Anastasia memberikan apresiasi kepada sejumlah komunitas anak muda di Sintang yang aktif menggelar kegiatan ramah lingkungan. Ia menilai gerakan seperti pembersihan sungai, penanaman pohon di area publik, serta kampanye minim sampah merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda terhadap lingkungan.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan anak muda dapat terus ditingkatkan sehingga tercipta gerakan kolektif yang menjaga keberlanjutan alam Sintang. Menurutnya, generasi muda memiliki energi besar untuk menjadi motor perubahan dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

“Jika generasi muda terlibat aktif, kita bisa membangun Sintang yang lebih hijau, lebih bersih, dan lebih layak bagi generasi yang akan datang,” tutup Anastasia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *