SINTANG – Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Sintang, Hendrikus, mengungkapkan bahwa tahun 2024 ini pihaknya akan menangani sedikitnya 8 unit jembatan lingkungan.
Meskipun ada ratusan paket pekerjaan lainnya, penanganan jembatan lingkungan menjadi salah satu prioritas dengan anggaran yang terbatas.
“Kalau untuk paket pekerjaan itu ada ratusan, namun untuk tahun ini penanganan jembatan lingkungan tidak banyak, kisarannya hanya 8 unit saja,” ujar Hendrikus baru-baru ini, Selasa 29 Oktober 2024.
Hendrikus menjelaskan bahwa Dinas Perkim merupakan instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas pembangunan dan perawatan infrastruktur jalan dan jembatan lingkungan, yang berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat dan pengembangan daerah.
Menurutnya, Hendrikus jelaskan penanganan jembatan lingkungan tahun ini sudah masuk dalam anggaran APBD Murni 2024 dan prosesnya sudah berjalan secara kontraktual.
“Sesuai dengan tupoksi kami, penanganan jembatan lingkungan sudah masuk dalam anggaran APBD Murni tahun 2024, yang secara kontraktual sudah berjalan. Saat ini, kami juga tengah memproses anggaran dari APBD Perubahan untuk melengkapi kebutuhan infrastruktur lainnya,” tambah Hendrikus.
Meski jumlahnya terbatas, Hendrikus menegaskan bahwa setiap proyek pembangunan jembatan lingkungan yang ditangani Dinas Perkim sangat penting untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Sintang, terutama di kawasan yang membutuhkan akses yang lebih baik.
Lanjut ia mengatakan, dengan adanya dukungan anggaran yang disesuaikan dengan prioritas daerah, Hendrikus berharap pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan ini dapat terus berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan adanya alokasi anggaran yang cukup, diharapkan jembatan-jembatan tersebut dapat segera diselesaikan dan memberikan kemudahan akses bagi warga, serta memperlancar kegiatan ekonomi dan sosial di wilayah yang bersangkutan. (Rilis Kominfo Sintang)











