Deteksi berita sekota Sintang

DPRD Sintang Soroti Transparansi CSR dan Peningkatan Peran Masyarakat Lokal

SINTANG, RS – Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Sintang, Yuvita Apolonia Ginting, kembali menyoroti perlunya peran aktif perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa kontribusi sektor swasta, terutama di bidang infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan warga, harus dilakukan secara transparan dan berkelanjutan.

Yuvita menyampaikan bahwa dukungan perusahaan dalam pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, dan pelayanan umum merupakan wujud tanggung jawab sosial yang patut dihargai. Namun, menurutnya, keberlanjutan program serta dampak riil di lapangan perlu terus dipantau dan dievaluasi secara berkala.

“Kami sangat menghargai inisiatif perusahaan yang sudah berkontribusi membangun infrastruktur. Tapi kontribusi itu perlu dikawal dan dievaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa meskipun investasi di sektor perkebunan dan kehutanan telah membuka banyak lapangan kerja, masyarakat lokal belum sepenuhnya mendapat ruang untuk berkembang secara maksimal.

“Sudah saatnya masyarakat tidak hanya berada di posisi paling bawah dalam struktur pekerjaan. Mereka layak mendapatkan peluang untuk menempati jabatan strategis sesuai potensi yang mereka miliki,” kata legislator dari Partai NasDem itu.

Terkait program Corporate Social Responsibility (CSR), Yuvita menilai bahwa pelaksanaannya di sejumlah perusahaan masih belum merata dan cenderung tidak tepat sasaran.

Ia mendesak agar pelaksanaan CSR diarahkan pada kebutuhan riil masyarakat dan dilakukan dengan mekanisme yang terbuka serta akuntabel.

Lebih lanjut, sebagai bagian dari Komisi C yang membidangi kesejahteraan masyarakat, Yuvita mendorong penguatan kapasitas SDM lokal melalui pelatihan kerja, program sertifikasi, hingga magang industri.

Yuvita percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan institusi pendidikan dapat membuka jalan bagi pembangunan yang lebih inklusif dan berkeadilan.

“Generasi muda di Sintang harus diberi kesempatan untuk tumbuh menjadi pemimpin di tanah kelahirannya sendiri. Kita tidak hanya butuh pembangunan fisik, tapi juga pembangunan manusia yang kuat dan berdaya saing,” tegasnya.

Yuvita berharap agar arah pembangunan di Sintang tidak hanya terpaku pada aspek infrastruktur semata, tetapi juga memperhatikan aspek peningkatan kapasitas masyarakat sebagai fondasi kemajuan jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *