SINTANG, RS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab, menyoroti serius kondisi infrastruktur di wilayahnya, terutama soal jalan rusak dan jembatan yang sudah tidak layak pakai. Hal ini ia sampaikan setelah turun langsung menemui warga dalam masa reses di beberapa desa di Sintang baru-baru ini.
Menurut politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, hampir semua wilayah yang ia datangi menyampaikan keluhan yang sama. Mulai dari jalan yang rusak parah, jembatan yang memprihatinkan, kurangnya lampu penerangan jalan, hingga rumah ibadah yang butuh perbaikan.
“Keluhan masyarakat hampir serupa. Infrastruktur jadi masalah utama. Jalan banyak yang rusak, jembatan sudah tua, dan penerangan jalan juga minim,” kata Chomain, yang mewakili Daerah Pemilihan Sintang 1.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur memang butuh proses dan tidak bisa dilakukan sekaligus. Namun, ia mendorong agar pemerintah daerah bisa menetapkan skala prioritas, terutama untuk akses jalan yang penting dan sering digunakan, apalagi yang rawan terganggu saat musim hujan atau banjir.
“Kalau ada jalan utama yang sering digunakan warga dan bisa tertutup saat banjir, itu harus jadi perhatian utama. Proyek infrastruktur harus mendukung aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.
Selama reses, Anggota DPRD Kabupaten Sintang, M. Chomain Wahab, mengunjungi beberapa tempat seperti Tertung, Sungai Ana, Sungai Rambai, Mekar Jaya, Tanjung Puri, dan Mengkurai. Di sana, warga menyampaikan langsung kebutuhan mereka, termasuk pembangunan jembatan baru dan perbaikan jalan rusak berat.
Ia mengakui bahwa kemampuan anggaran daerah terbatas, namun suara masyarakat menurutnya harus tetap menjadi arah utama dalam menyusun program pembangunan.
“Kita laksanakan secara bertahap sesuai kemampuan. Tapi yang jelas, aspirasi masyarakat harus didengar dan dijadikan pegangan. Mereka tahu kebutuhan paling mendesak di daerahnya,” tegasnya.
Ia berharap, ke depan pemerintah daerah dan DPRD bisa lebih solid bekerja sama dalam menangani masalah infrastruktur dasar. Sinergi ini penting agar pembangunan bisa berjalan maksimal dan masyarakat merasakan langsung manfaatnya.
“Kalau semua pihak bekerja sama, saya yakin Sintang bisa makin maju. Yang penting, pembangunan harus merata dan menyentuh kebutuhan warga di lapangan,” tutupnya.











