SINTANG, RS – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Sintang menyampaikan sejumlah pandangan strategis dan masukan konstruktif dalam Rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024. Rapat ini digelar pada Senin, 21 Juli 2025.
Anggota DPRD dari Fraksi NasDem, Rudy Andryas, yang membacakan pandangan fraksi, menekankan pentingnya prinsip akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan, baik terhadap capaian yang berhasil diraih maupun terhadap kendala dan kekurangan yang masih dihadapi.
“Akuntabilitas bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang transparansi dalam proses. Ini adalah kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” ujarnya dalam forum tersebut.
Secara umum, Fraksi NasDem menyatakan menerima laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang disampaikan oleh Bupati Sintang, namun mereka memberikan catatan penting mengenai ketimpangan pembangunan, khususnya di wilayah-wilayah terpencil seperti Kecamatan Serawai dan Ambalau.
Anggota DPRD dari Fraksi NasDem, Rudy Andryas menyoroti masih buruknya akses jalan di kedua kecamatan tersebut yang dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta memperlambat distribusi layanan publik dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Oleh karena itu, ia menekankan perlunya percepatan pengadaan Unit Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (UPJJ) sebagai langkah konkret membuka keterisolasian wilayah.
“Pembangunan jalan bukan sekadar soal infrastruktur fisik, tapi menyangkut akses warga terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi. Kami minta hal ini menjadi perhatian utama pemerintah daerah,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur di kawasan tertinggal tidak hanya mempersempit kesenjangan antarwilayah, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk pemerataan kesejahteraan masyarakat Sintang secara menyeluruh.
Menutup penyampaiannya, Fraksi NasDem berharap proses pembahasan Raperda ini tetap berjalan secara transparan dan partisipatif, serta mengedepankan prinsip keadilan pembangunan. Mereka berharap seluruh masukan yang diberikan fraksi-fraksi DPRD, termasuk dari Fraksi NasDem, benar-benar dipertimbangkan oleh pemerintah daerah dalam penyusunan program kerja ke depan.
“Semoga catatan kami dapat menjadi bagian dari evaluasi yang membangun demi terciptanya pembangunan yang lebih merata, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas,” pungkasnya











