SINTANG, RS – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang terus melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot brong di wilayah Sintang. Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya penting untuk menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas ketertiban berlalu lintas di daerah.
Senen menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga berdampak langsung pada kenyamanan warga. Suara bising yang ditimbulkan mengganggu berbagai aktivitas harian, mulai dari waktu istirahat masyarakat, proses belajar mengajar di sekolah, hingga kegiatan ibadah di rumah ibadah.
“Penertiban knalpot brong adalah langkah positif. Suara yang ditimbulkan sangat mencemaskan, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan padat. Kita harus melindungi hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan yang tenang,” ujarnya, Jumat (21/11).
Ia menilai, keberadaan kendaraan dengan knalpot bising sering kali memicu keresahan dan dapat memicu perselisihan antarwarga. Selain itu, suara berlebihan juga dapat mengganggu konsentrasi pengendara lain sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan.
“Kita mengimbau para pengendara agar memahami bahwa jalan raya bukan tempat untuk menunjukkan gaya. Keselamatan dan kenyamanan bersama adalah prioritas,” tambahnya.
Senen Maryono juga mendukung langkah preventif berupa edukasi yang terus dilakukan oleh aparat maupun pemerintah daerah. Menurutnya, kesadaran publik perlu diperkuat agar masyarakat memahami alasan di balik adanya larangan penggunaan knalpot bising. Ia menilai, pendekatan persuasif disertai penegakan hukum yang tegas merupakan kombinasi terbaik untuk menekan pelanggaran.
“Pemerintah dan kepolisian perlu terus menggencarkan sosialisasi, terutama kepada para remaja dan komunitas otomotif. Dengan pengetahuan yang benar, mereka bisa menyalurkan minat tanpa melanggar aturan,” kata Senen.
Selain dukungan kepada aparat, ia juga meminta peran orang tua untuk lebih mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak muda. Ia menilai pengawasan keluarga menjadi langkah awal untuk mencegah tindakan yang dapat merugikan masyarakat.
“Keluarga memiliki peran penting. Jangan sampai anak-anak kita ikut-ikutan menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar karena alasan tren,” ujarnya.
Senen menegaskan bahwa DPRD Sintang akan terus mendukung upaya menciptakan suasana kabupaten yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. Ia berharap sinergi antara aparat, pemerintah, dan warga dapat terus ditingkatkan agar lingkungan sosial tetap kondusif dan bebas dari gangguan kebisingan.
“Kita ingin Sintang menjadi daerah yang tertib dan nyaman. Penegakan aturan knalpot standar adalah bagian dari menjaga kualitas hidup masyarakat,” tutupnya.











