SINTANG, RS – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jimi Manopo, meminta pemerintah daerah untuk tidak hanya berkonsentrasi pada rencana perbaikan Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk, setelah sempat viral di medsos baru-baru ini dan menjadi sorotan publik.
Jimi Manopo mengingatkan bahwa Jalan Sintang – Ketungau termasuk jalan yang kondisinya memprihatinkan dan perlu ditangani secepat mungkin.
“Kondisi Jalan Sintang – Ketungau saat ini sangat memprihatinkan. Banyak titik yang rusak parah dan membahayakan pengguna jalan. Pemerintah tidak boleh hanya fokus pada jalan yang viral, sementara ruas lain yang lebih kritis terabaikan,” tegas Jimi Manopo, Jumat, 3 April 2026.
Ia menambahkan bahwa kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada sektor ekonomi, transportasi, dan keselamatan warga. Truk-truk pengangkut hasil pertanian dan kendaraan umum sering mengalami kesulitan melintasi beberapa titik yang berlubang atau terendam air saat musim hujan.
“Jalan ini merupakan jalur vital bagi masyarakat dan ekonomi lokal. Kalau dibiarkan, kerusakannya akan semakin parah dan biaya perbaikannya pun akan lebih besar di kemudian hari,” jelas Jimi.
Lebih lanjut, Jimi mengimbau pemerintah daerah untuk melakukan inventarisasi menyeluruh terhadap kondisi seluruh ruas jalan di Kabupaten Sintang. Ia menekankan perlunya prioritas yang jelas berdasarkan tingkat kerusakan dan urgensi penanganan.
Selain itu, Jimi juga mendorong adanya transparansi dalam perencanaan anggaran perbaikan jalan. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui skala prioritas dan jadwal perbaikan agar tidak muncul kesan pembangunan yang hanya mengutamakan popularitas.
Dengan perhatian serius dan perencanaan yang tepat, Jimi berharap semua ruas jalan di Kabupaten Sintang, termasuk Jalan Sintang Ketungau, dapat diperbaiki secara menyeluruh sehingga mendukung keselamatan dan kesejahteraan warga serta memperlancar aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.











